Video Conference

Kemajuan teknologi telah merubah cara manusia berhubungan satu dengan yang lain. Kalau dulu, orang harus bertemu muka untuk membicarakan sesuatu kini tidak lagi. Manusia kini dapat memanfaatkan teknologi telekomunikasi, misalnya dengan bertelepon. Dunia telekomunikasi suara juga telah melalui tahap yang krusial dengan kemunculan teknologi telepon genggam yang semakin canggih. Bahkan dengan kemajuan teknologi kini orang tidak hanya berkomunikasi hanya dengan satu orang saja, tetapi berkomunikasi dalam suatu komunitas. Situs-situs jejaring social, demikian marak merasuk ke dalam habitus manusia masa kini.

Dengan semakin murahnya biaya internet, kini orang tidak lagi puas dengan berkomunikasi suara tetapi juga video. Kini, jarak seakan tanpa batas, karena orang dapat bertemu muka dan berkomunikasi langsung pada saat yang dikehendaki. Teknologi video call atau video conference membuat hal itu mungkin.

Perkembangan teknologi Video Conference telah mencapai tahap yang mantap dengan di temukan nya teknik-teknik kompresi-dekompresi audio-video yang semakin cepat. Hal ini memungkinkan komunikasi video lebih dari dua pihak secara cepat dan nyaris tanpa jeda. Perlahan tapi pasti, dunia komersial mulai mempercayai teknologi ini dan menerapkannya dalam kegiatan bisnis mereka. Tidak kurang, dunia perbankkan, pertambangan, jasa distribusi, perkebunan, dunia bisnis pada umum nya, pendidikan, bahkan dunia kesehatan (rumah sakit) telah merasakan manfaat teknologi ini.

Dengan video Conference, kita dapat bertatap muka langsung dengan orang yang kita kehendaki pada saat yang kita kehendaki. Dengan demikian kita juga dapat mengambil keputusan dengan cepat. Karena Teknologi Video Conference juga memungkinkan kita untuk saling berbagi data secara cepat. Teknologi ini juga pada gilirannya menghemat waktu dan biaya perjalanan yang biasanya cukup mahal.

 

Bagaimana memilih perangkat video conference yang baik?

Simplicity & User Friendly
Perangkat dan system videoconference sebaiknya mudah & simpel dalam hal pengoperasian (user friendly), pemeliharaan dan pengembangan berikutnya.

Keamanan & Enkripsi
Pengguna videoconference, terutama top manajemen –VVIP” menuntut jaminan keamanan “SecureConference” selama berlangsungnya acara. Security & enkripsi AES – “Advanced Encryption Standard” – 128 bit key dan DES – 56 bit key merupakan suatu jawaban tuntutan keamanan di Video Conference, bahwa informasi tidak disadap oleh pihak tak berwenang.

Quality
H.264 adalah standart kompresi video terbaru yang mengacu ke MPEG-4 , sehingga dihasilkan kualitas gambar lebih bagus dibandingkan dengan standard video lama (H.263 ).

Value
Investasi yang dikeluarkan harus diimbangi dengan hasil yang didapat, sehingga terjadi efisiensi, efektivitas, dan pengembangan sumber daya perusahaan, yang pada akhirnya meningkatkan kinerja perusahaan. (Improve customer business, effectiveness and efficiency, rapid ROI, full TCO)

High Availibility
Sarana konferensi yg di adakan harus mampu menyediakan pelayanan sewaktu waktu/ any time bagi pengguna.

Performance
Sarana konferensi yang akan diadakan harus mengikuti standard internasional yg berlaku sehingga mampu menyalurkan informasi citra bergerak secara real time.

Scalability
Insfrastruktur sarana konferensi video yg akan di adakan harus sejalan dengan pertumbuhan kebutuhan spesifik untuk user tentang lokasi dan jumlah pengguna.

Easy to manage
Perangkat konferensi video yang akan diadakan harus mudah untuk di monitor dan di kelola.

System yang di tawarkan harus merupakan system yang flexible dari segi upgrading, dimana jika dikemudian hari di butuhkan pengembangan system ke versi yg terbaru tidak dilakukan penggantian system yg lama secara global, tetapi hanya di lakukan loading Firmware baru untuk fungsi fungsi baru, dan juga senantiasa memberikan jaminan spre part dan support dari pabrikan.

Product yang dipropose harus mendapatkan jaminan dari principal selama minimal 1 tahun, meliputi sparepart dan tidak ada perubahan merk perangkat serta kesediaan suku cadang.

Semua perangkat konferensi video harus mengikuti standard ITU ( Internasional Telecommunication Union ) untuk beberapa tehnology yang mendukung didalamnya seperti : techology video/ audio standard, bandwidth standard ,encryption standard streaming standard, wireless standard dan standard standard yang lainya. Dengan standard tersebut maka konferensi video manapun dapat saling berinteraksi (interoperability) dengan fungsi fungsi standard.

Sumber:

Id.wikipedia.org

About Mulyaji Bin Raban, S.Kom.

Sekarang menekuni pekerjaan Part time sebagai IT Service Engineer di salah satu perusahaan software dari negeri tetangga dan Freelance di bidang Networking, Web Design & Automation.

Posted on 10 Januari 2012, in Berita komputer. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s